Saran Dokter,
Tertawa Jangan Berlebihan Jika Tak Ingin Tampak Cepat Tua
Radian Nyi Sukmasari,Andara
Nila Kresna - detikHealth
Rabu, 13/05/2015 10:03 WIB
Jakarta, Saat tertawa, sebagian besar otot wajah
akan mengencang. Kulit di permukaan pun akan tertarik, terlipat, dan lama-lama
keriput akan lebih cepat muncul memberikan kesan tua. Tertawa berlebihan bikin
cepat tua?
"Ya, tertawa memang bisa membuat kulit keriput karena saat tertawa wajah akan mengalami banyak kontraksi," kata dr Laksmi Duarsa, SpKK, dokter kulit dari RS Surya Husadha Denpasar saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (12/5/2015).
"Tips supaya bisa senyum tanpa khawatir keriputan yaitu kurangi kontraksi pada wajah. Senyum sekadarnya saja, jangan berlebihan. Karena jika berlebihan akan menimbulkan keriput yang berlebihan juga," saran dr Laksmi.
Meski demikian, tertawa bukan satu-satunya penyebab kulit tampak tua. Paparan sinar matahari juga banyak berkontribusi terhadap hilangnya elastisitas kulit, yang menyebabkan keriput. Bahkan, gizi yang tidak seimbang juga bisa menyebabkan kulit tampak lebih cepat tua.
Justru, tertawa sebagai pelampiasan rasa bahagia bisa membuat seseorang awet muda. Sekedar senyum pun bisa memberikan efek awet muda. Bukan soal penampilan di permukaan kulit saja, melainkan awet muda dilihat dari kualitas hidup seseorang.
"Pada dasarnya senyum itu berasal dari jiwa yang tenang dan senang. Jika sedang mencapai kebahagiaan, manusia pasti akan tersenyum," kata dr Laksmi.
Untuk mencegah penuaan, tentu saja tidak cukup hanya berurusan dengan tawa maupun senyuman. Olahraga yang cukup dan gizi yang seimbang jauh lebih penting daripada meributkan efek tertawa pada proses penuaan.
"Agar tetap murah senyum atau murah tawa tanpa takut kulit keriput, perbanyak minum, perbaiki asupan nutrisi, aplikasikan pelembab pada seluruh tubuh kelembaban tubuh terjaga jika perlu minum vitamin," saran Anne Gracia, praktisi neurosains terapan di Smart Brain Energy.
"Ya, tertawa memang bisa membuat kulit keriput karena saat tertawa wajah akan mengalami banyak kontraksi," kata dr Laksmi Duarsa, SpKK, dokter kulit dari RS Surya Husadha Denpasar saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (12/5/2015).
"Tips supaya bisa senyum tanpa khawatir keriputan yaitu kurangi kontraksi pada wajah. Senyum sekadarnya saja, jangan berlebihan. Karena jika berlebihan akan menimbulkan keriput yang berlebihan juga," saran dr Laksmi.
Meski demikian, tertawa bukan satu-satunya penyebab kulit tampak tua. Paparan sinar matahari juga banyak berkontribusi terhadap hilangnya elastisitas kulit, yang menyebabkan keriput. Bahkan, gizi yang tidak seimbang juga bisa menyebabkan kulit tampak lebih cepat tua.
Justru, tertawa sebagai pelampiasan rasa bahagia bisa membuat seseorang awet muda. Sekedar senyum pun bisa memberikan efek awet muda. Bukan soal penampilan di permukaan kulit saja, melainkan awet muda dilihat dari kualitas hidup seseorang.
"Pada dasarnya senyum itu berasal dari jiwa yang tenang dan senang. Jika sedang mencapai kebahagiaan, manusia pasti akan tersenyum," kata dr Laksmi.
Untuk mencegah penuaan, tentu saja tidak cukup hanya berurusan dengan tawa maupun senyuman. Olahraga yang cukup dan gizi yang seimbang jauh lebih penting daripada meributkan efek tertawa pada proses penuaan.
"Agar tetap murah senyum atau murah tawa tanpa takut kulit keriput, perbanyak minum, perbaiki asupan nutrisi, aplikasikan pelembab pada seluruh tubuh kelembaban tubuh terjaga jika perlu minum vitamin," saran Anne Gracia, praktisi neurosains terapan di Smart Brain Energy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar